Indung

Uncategorized

Indung

So yea I call my Mum by “Indung”, it means Mother in Basa Sunda. But, she says the word comes from Kalimantan language. I don’t care. It’s awesome!

At this point of my life, I kinda need to make a decision, well a decision for work, career, passion or whatever it is you call it. Things you do to survive, earn some and be happy.

Lesson learned today? Mum knows you. She listens. She probably has all the answers to your questions. I mean, most of the things in life I learned it from my Mum. Oh come on, all the “Duuuunng!” or “Mooooommm!” should really give you valuable lessons, huh?

Maybe God speaks thru Mums, that’s why “surga itu ada ditelapak kaki ibu”. So, when in doubt, call your Mum.

Advertisements

420

Everyday

So, in honoring the flower power spirit. I decided to celebrate 420 Day, which is today April 20th, 2013.

I woke up in the most awesome feeling. I took a shower. And chose my outfit of the day:

Stars and blue yoga pants

Stars and blue yoga pants. HAPPY 420!

Then I did some errands on this beautiful Saturday. Play the music along the way. The perfect song for today:

Get Lucky - Daft Punk Feat. Pharrell Williams

Get Lucky – Daft Punk Feat. Pharrell Williams. HAPPY 420!

It’s lunch time already. What to eat? God, I’m starving. Surfed the web and voila! The perfect meal for today:

KFC Chicken Bucket. HAPPY 420!

KFC Chicken Bucket. HAPPY 420!

The actual KFC Chicken Bucket.

The actual KFC Chicken Bucket.

Happy 420! Owyea I eat all that. My apologize, vegan ppl.

So, I came back home and I realized that up to this day I have questioned myself “Why do ppl called it 420?” then I praised the internet and googled some. Here’s what I found:

http://www.huffingtonpost.com/2009/04/20/what-420-means-the-true-s_n_188320.html

and

http://www.420magazine.com/2012/10/the-true-origin-of-420-setting-the-record-straight/

So, that’s it. For the rest of the day, I think I’m just gonna sit here blogging. Lame, huh?I don’t know what the night will bring today. Dear Cannabis, make it a happiness.

A friend told me there’s a 420 festival this weekend. Not going. But, if you don’t have any plans, you should go. Maybe you’ll run into Ras Muhammad and take picture with him.

Indonesia 420 Festival.

Indonesia 420 Festival.

Let’s make love, not war.

Marla.

A Trip To Karimun Jawa – Farewell

Traveling

Alhamdulillah dengan berpindahnya kita ke penginapan Dewa Daru ini, selain dikasih AC dan TV, kita akhirnya dapet mobil dan supirnya.

Pagi-pagi dari agent perjalanannya acara bebas, jadi acara pagi kita mau lihat sunrise di Pantai Nirwana Lestari. Katanya disini penginapan paling mahal dan pantai nya paling bagus.

Dan kita kesana pake the most awesome car in town: Opel. Yah kalau dibandingim pick up kan awesome banget mobil ini.

Di Pantai Nirwana Lestari kita bikin Hammock terus foto-foto di bebatuan tinggi gitu. Fun tapi haredang pisan padahal masih pagi.

ONE AND ONLY
Seems like everybody knows everybody disini. Hari ini kita beli makan siang di Rumah Makan Asri, satu-satunya rumah makan di Pulau Karimun Jawa ini. Terus juga ada pom bensin, satu-satunya pom bensin disini tapi udah ga beroperasi, katanya masalah regulasi.

DEWA DARU RESORT
Resort ini debes banget sih. Dikelola cuma sama ibu-ibu, suaminya dan ayah nya. Doi punya anak bayi cowo gemes banget bulu matanya sepanjang kaki Rosie Huntington-Wisely.

Mereka full service banget. Dianter ke Nirwana Lestari pake mobil. Beli makan siang boleh pinjem motor. Listrik yang biasanya pagi mati nyala terus sampe siang. Mungkin sih gara-gara kesian ya sama anak-anak low budget yang malem-malem mau pindah gara-gara kepanasan HAHAHA. But they’re very very nice ppl๐Ÿ˜Š

Gue ga tau di Dewa Daru kenapa ga di recommend. Orang sukawisata.com nya bilang sendiri juga ke kita mereka ga pernah recommend tempat ini. Sampe ngomong isu angker juga. Mungkin permainan politik. But I don’t know, we’re quite satisfied!

Yang kita suka dari Dewa Daru adalah dia punya lounge yang biasa dipake jadi restaurant nya. Kalau matgay disitu bisa ngopi/ngeteh sambil hahahihi. Dan pemandangannya ke dermaga, which is laut. Bapak-bapaknya juga baik banget suka ngajak becanda haha.

Eh kalau ada yang pernah denger cerita tentang Dewa Daru boleh lho dishare:)

So, kita lagi nunggu kapal buat nyebrang ke Jepara. Setelah itu naik pesawat deh ke Jakarta.

And that’s pretty much of my short holiday with my hischool mates. I’m leaving as a tanned happy woman๐Ÿ˜Š

Thank you, Karimun Jawa!

 

A Trip To Karimun Jawa – Day 3

Traveling

Day 3 – Minggu, 14 April 2013
Pulau Tengah, Pulau Kecil, Pulau Menjangan Besar, Penangkaran Hiu

Yang terjadi karena pesan kamar tidak berAC adalah kamu bangun dengan keadaan fully sweaty. Seetdaaaaahhh!

Kegiatan hari ke-ini snorkeling mania. Snorkeling sampe 2x. Keparahan sih capeknya. Kata teman ku yang bahaya dari snorkeling/diving itu bukan pada saat melakukan tapi before or afternya. Mungkin itu yang terjadi sama gue karena tiap abis snorkeling gue malah mabuk laut. Deuuhh ga anak pantai banget nih.

Di hari ke-3 ini biota lautnya lebih bagus dai kemarin. I found Dory!๐ŸŽ‰ Terus ada bulu bani segede-gede kucing hahaha, udah gitu ternyata kaya ada matanya gitu warna merah. Itu apaan yah?

Karena tujuan gue adalah sunbath, aku hanya ngambang aja disatu tempat. Mager grup.

Di Pulau Tengah, kita makan siang. Gue ga ngerti lagi sih sama tingkat kegemukan ikan-ikan disini. Nyam๐Ÿ˜‹ Pulau Tengah bagus banget, teduh dan kita bobok-bobok di bawah pohon. Habis makan bobok. Ya ya ya.

Dan tiba lah saat yang dinanti-nanti ke Penangkaran Hiu. Gue tau banget disini cuma bentar dan gue suka kelamaan mikir kalau masalah adrenaline gini. I remember when I did Bungee Jump. Mikir kaya 5 jam, actually did the act cuma 1 detik. Wuah lebay.

So, then I decided to just err ok “I’ll swim with these babysharks”. Akhirnya gue turun ditemenin Lutfhan. As you can see on the photos, muka gue ga ada yang cakep sama sekali. And it’s not really “swimming” HAHAHAHA.

Kolam hiu nya ada 2, dan gue masuk ke kolam sebelah kiri. Ternyata hiu yang lebih gede-gede itu di kolam sebelah kanan. Terus gue sama Lutfhan menyesal. Tapi setelah itu ga, karena ternyata kolam kita itu anak hiu putih. Ah kelas …..

Hal yang rada serius:
Gue tau Karimun Jawa dari temen gue yang udah kesini sekitar tahun 2009. Gue kesini tahun 2013. Udah 4 tahun berlalu tapi development disini ko kayanya gini-gini aja ya? Gue kira gue kesini udah lumayan bagus gitu. Ternyata perkembangannya lama ya pulau ini. Belum ada ini itu.

EVAKUASI
Kenapa? Karena pada akhirnya kita hanyalah manusia parahyangan yang terbiasa dengan cuaca adem ayem dari kecil. Jadi, kita pindah penginapan deh yang ada AC nya hahahaha.

Ada beberapa hal bodoh yang terjadi selama pencarian penginapan. Kita sampai di penginapan Dewa Daru, depan pelabuhan persis. Pas kesana tempat nya dari kayu-kayu gitu. My dad will love it! Pas liat kamar dan harga pas lah dan kita balik ke penginapan lama buat ambil barang.

Menurut gue, Dewa Daru ini so far area penginapan yang paling bagus dari segi luas tanah, bentuk kamar dan design wilayah gitu. I don’t know what the hell I’m talking about.

Keuntungan punya sahabat anak Wanadri:
Bawa Hammock jadi bisa main ayunan!

Yea it’s been fun. We have AC!

20130415-060927.jpg

A Trip To Karimun Jawa – Day 2 – It’s Karimun Jawa

Traveling

Yellow!
Lucu banget sih ini agent travel nya sukawisata.com. Kita-kita di jemput pake mobil pick-up. Aku udah kek sapi.

Begitu sampe kita dianter ke homestay nya. Ternyata homestay nya kaya kos-kosan, bukan dirumah warga. Gue sih prefer dirumah warga kalau untuk homestay. Dulu pas ke Pulau Tidung enak kalau di rumah warga, kalau takut tidurnya bisa rame-rame diruang tengah.

Karena budget terbatas kita ga pake AC kamarnya. Masya Allah, neraka bocor. Cuma dikasih kipas angin aja.

The trip:
1. Snorkeling di Pulau Nggosong. Biota laut nya? Not that great ๐Ÿ˜ฆ
2. Main dipantai ke Pulau Ujung Gelam.

Udah sih cuma gitu doang HAHAHA. Tapi seneng banget entah kenapa! Oia terus kita makan malem deh di alun-alun nya gitu. Makan ikan bakar yang nunggunya naujubillah lila pisan. Oia terus jajan siomay yang 100% aci (baca: racun).

Keuntungan punya sahabat anak Wanadri:
1. Bawa pisau yang rame banget itu kemana-mana jadi bisa ngupas kelapa lebih gede biar makan dagingnya gampang
2. WC yang gelap bukan masalah karena doi bawa head lamp. Jadi aku jongkok sambil kepalanya bersinar-sinar. Awesome.
3. Ternyata kalau lagi diving/snorkeling kita ga boleh berdiri diatas terumbu karang yang gede gitu. Kayanya sih bisa ngerusak.

Hal-hal lucu akibat budget rendah:
1. Shower di kamar mandi ga appropriate tingginya HAHAHA
2. Gorden kamar lebarnya lebih kecil daripada lebar jendela. Jadi kalau lagi bugil ya anggep aja pahala untuk kesenangan orang lain.
3. Karena rombongan bareng orang lain terus ada sekumpulan orang berhijab tapi ternyata dari Thailand gitu dan ga bisa bahasa Indonesia sama sekali. Terus kata tour guide nya di Thailand ada daerah yang emang muslim semua tapi kebanyakan teroris? Emang iya, nyet? Gue tertipu deh kayanya.

Tapi yang paling gokil pas mau sampe ke Pulau Ujung Gelam sih. Keren banget mirip pulau di film Kingkong.

Oia, gue udah mulai berjemur tapi jadinya malah merah bukan hitam. Hiks.

20130413-211708.jpg

20130413-211723.jpg

20130413-211735.jpg

20130413-211746.jpg

A Trip To Karimun Jawa – Day 2 – Jepara

Traveling

Day 2 – Sabtu, 13 April 2013
Jepara – Karimun Jawa

Yeah sampai juga di Jepara! Disinilah akhirnya gue ketemu temen-temen gue. Mereka berangkat dari Bandung naik bus lansung ke Jepara. Dari sini bakalan nyebrang ke Karimun Jawa. Sebelum berangkat duduk-duduk dulu ngemil/makan di warung gitu. Dan makanan pilihan jatuh pada …………..

INDOMIE! Eukh enak pisan.

Dan ternyata disini banyak banget yang bawa mobil, terus mobilnya di parkir di dermaga sini. Mobilnya juga ga crappy. Katanya sih bisa nitip bayar parkir gitu. Tapi saran gue: take the train and enjoy, it’s a holiday after all:)

Keadaan dermaga? Ya gitu ajalah selayak ya dermaga Indonesia hehe.

Oia gue untuk nyebrang dan penginapan pake agent gitu. Boleh cek di http://www.sukawisata.com. Buat kapal mending pake Kapal Cepat daripada Feri, cuma 2 jam saja. Kalau ga kuat naik kapal (seperti diriku) jangan lupa tegak Antimo.

Anyway rada kecewa sebenernya soalnya dijanjijn kita nyebrang jam 9 eh mundur jadi jam 11. Bleeeehhh. Tapi yaudahlah namanya lagi liburan ga boleh bete. Nikmati sajah!

Meanwhile sahabat gue calon bu dokter malah belajar sambil nunggu hahaha.

Alhamdulillah tidak ada hal-hal bodoh yang kulakukan disini. Paling sih ngeliatin orang-orang lain terus mikir “tjie mau kemana nihhhh?” HAHAHAHAHA

Updates from the island will be coming soon!

20130413-090356.jpg

20130413-090407.jpg

20130413-090416.jpg

20130413-103726.jpg

20130413-111801.jpg

A Trip To Karimun Jawa – Day 2 – Semarang

Traveling

Day 2 – Sabtu, 13 April 2013
Semarang to Jepara

Alhamdulillah sampai di Stasiun Semarang Tawang!

Keadaan di stasiun ini nyaman banget sih menurut gue, signage lengkap dan cukup bersih. Mushola ada 2 dan WC nya bersih. Tapi ingat selalu bawa tissue sendiri. Buat yang mau ngecharge disediain juga tempat charge gratis deket Kantor Kepala Stasiun.

Gila ya gue tuh udah lama banget ga keluar dari kota yang gue tinggali, gue kira kota lain ga se-modern ini *ampun*

Sambil nunggu travel, gue pilih nunggu di Dunkin Donuts soalnya bisa merokok dan ngecharge.

Hal-hal bodoh yang aku lakukan:
1. Pas di kereta tengah malem malah ngecharge HP dan nungguin batrenya penuh, bukannya tidur. Alhasil di ajak ngobrol sama mas-mas yang duduk didepan gue. Ujung-ujungnya dia minta pin BB! Parno gilak! Akhirnya gue cabut chargeran, tidur lagi, dan ga mau eye contact sama sekali.
2. Mbak sebelah gue ternyata baik. Tapi dia cerita kenapa gue cuma ambil cuti 1 hari karena cuaca suka ga pasti dan belum tentu pulang tepat waktu. Damn, mbak!
3. Begitu sampe gue langsung solat Subuh. Ternyata pas keluar stasiun Adzan nya baru berkumandang. Gue balik solat lagi di mushola yang beda. Ada mas-mas mergokin gue “Mbak ko pindah-pindah solatnya? Tadi disana.” Aaah malu! HAHAHAHAHA

Dari Semarang gue harus ke Jepara untuk nyebrang ke Karimun Jawa nya. Untuk kesana gue pake travel. Travel yang gue gunakan adalah Daytrans. Dia bisa jemput lo langsung ke stasiun dan anter sampe ke pelabuhan. Masing-masing kena charge lagi Rp10.000. Biaya travelnya sih Rp30.000.

Service nya gokil. Dia ngabarin gue terus kapan mau jemput dan dimana gue harus nunggu. Wong Jowo bageur-bageur yah๐Ÿ˜Š

Ok, off to Jepara!

20130413-054124.jpg

20130413-054131.jpg

20130413-055412.jpg

A Trip To Karimun Jawa – Day 1

Traveling

Hi there! Ini pertama kali nya gue berangkat liburan seorang diri. So, gue seperti ingin semua moment gue ceritakan gitu. Tapi kalau di Path, orang-orang bisa ngamuk gue bawel hehehe.

Day 1 – Jumat, 12 April 2013
Jakarta to Semarang

Ceritanya gue masih tetep masuk kantor. Jadi berangkatnya malem abis pulang kantor. Dan karena temen-temen liburan gue pada dari Bandung, jadilah gue sendiri berangkat ke Semarang naik …………

KERETA API!

Kenapa gue excited? Karena gue udah lebih dari 10 tahun kalo ga naik kereta. Padahal dulu waktu tinggal di Jakarta, gue selalu ke Bandung (my hometown) naik kereta bareng nyokap gue.

Setau gue sih jalur Bandung-Jakarta ditutup bukan? Gue sih pernah denger beritanya. Pas denger sedih banget ๐Ÿ˜ฆ

So, off to the main topic. Gue seneng banget naik kereta ini, yang ternyata punya colokan listrik. Yeay!

Believe it or not gue 23 tahun dan ini pertama kalinya gue merancang liburan sendiri dan traveling sendirian. Awalnya takut banget kalau harus sendirian (please I’m a spoiled princess) karena temen-temen gue keukeuh mau naik bus. Gue anaknya parnoan kalau transportasi, especially bus. Bus tuh gila banget bisa ngebut kegilaan. So, I said “no, thank you” and here I am on a train on my own ๐Ÿ™‚

Anyway, karena ini pertama kalinya gue naik kereta lagi dan pergi sendirian gue pun bertanya kepada kerumunan orang yang lagi nunggu because honestly, gue ga tau kalau kereta ke Surabaya itu ngelewatin Cirebon dan Semarang abis di signage cuma “Surabaya” doang tulisannya HAHAHAHA. Kan gue panik jangan-jangan salah kereta.

Terus gue ngajak ngobrol bapak-bapak TNI AL dan istrinya yang berhijab. Mereka baik banget. Yang ngasihtau gue harus naik kereta yang mana, masuk gerbong mana, dll. Stranger danger is reall but I don’t know kalau niat nya baik insya Allah dipertemukan sama orang-orang baik. Semoa bapak ibu langgeng sampai maut memisahkan. Amin๐Ÿ˜Š

Info kereta gue (kali-kali ada yang perlu haha):
– Argo Bromo Anggrek dari Stasiun Gambir
– Departure 21.30, Arrive 03.12
– Rp340,000 (mendadak jadi mahal banget)
– Book online di keretapi.co.id (cepat, mudah, syaik deh)
– Fasilitas kereta ada bantal, selimut, electric plug, WC ada tisu dan air

Hal-hal bodoh yang ku lakukan:
1. Lupa beli minum walaupun didalem bisa beli
2. Mau bohong ke bapak-bapak dan ibu tadi kalau aku di ITB jurusan Perminyakan biar keliatan genius. Tapi ga jadi.
3. Nanya-nanya mulu ke mbak sebelah kursi gue padahal dia udah jutek abeeeeezzzz

So, wish me luck!

20130412-214845.jpg

20130412-214858.jpg

20130412-215020.jpg