Makassar – Day #2

Traveling

20130908-105732.jpg

20130908-104718.jpg

20130908-104650.jpg

20130908-104602.jpg

Makassar, Tanjung Bira – 7 September 2013

Kita sampe deh di Tanjung Bira! Sebelum ke hotel kita jalan-jalan ke tempat pembuatan perahu. Tapi sayang ga ada perahu yang masih pake layar.

QUOTE OF THE DAY
Bajay: “Sekarang lo tau kan Nabi Nuh asal nya dari mana?”

TRIP’S HIGHLIGHT
1. Area pembuatan perahu itu biasanya sama rumah si pembuat perahu juga. Nah rumahnya tuh masih pada dari kayu gitu dan yang bawah nya naik/bolong. Kalau di Medan biasanya jadi kandang babi bawahnya. Kata Pak Dewa, rumah-rumah dari kayu ini udah bukan dari tahun 90an lagi. Lebih lama dari itu.
2. Didik-didik di sini lucu-lucu dan baik, kalau gue dadahin mereka dadahin balik. Hihihi.

HOTEL
Kita dapet cottage gitu. 2 kamar tidur. 1 kamar mandi. AC di 1 kamar tidur. TV dengan cable TV tapi TV nya item-putuh karena Mbak nya ga bisa nyetting nya #hadeuh. Parkir mobil luas dan supir dapet kamar sendiri.

Hotel Panrita Lopi di daerah Bulukumba, and that’ll be Rp700,000 per day. With some exquisite and amazing view from the balcony.

TANJUNG BIRA
So we went snorkeling like any other city kids. Kita ke Pulau Kambing, snorkeling di pinggir-pinggir tebing gitu. Ada gua, bisa masuk tapi berenang sendiri ga pake perahu. Ada tebing, bisa loncat dari atas but I don’t recommend that. Let’s leave it to orang asing and Buzzfeed’s contributors.

Lalu lanjut ke Pulau Liukangloe buat makan dan snorkeling. Pas lagi makan kita telf Bob Situmorang, tutor SBM kita dulu yang sekarang udah tinggal di Bali. Cuma mau pamer kita di Bira. Miss you, man!

View snorkeling lebih bagus di Pulau Liukangloe, tapi view above the water Pulau Kambing ga ada dua.

Pak Samsul (082193913862)
• Perahu + Alat snokeling + Pelampung + Trip ke 2 pulau – Makan = Rp500,000. Baik banget bapaknya!
• Anaknya Pak Samsul kita panggil susah banget namanya. Ijal, Tipsal, Tripsal, Steve, Asep. Susah banget. Baru 12-14 tahun gitu tapi udah six pack. Narik perahu kan ya bok tiap hari. Another cloning nya Koko.

QUOTE OF THE DAY
Glenn: “Pertanyaan orang itu, ada anak kecil, innocent, tiba-tiba diperkosa. Kalau kaya gitu Tuhan dimana?”

Mana ogut tau.

Lalu kita makan malam di Anda Resort, restaurant bentuknya kaya perahu. Not that nice sih makanannya cuma seru aja tempatnya. Mas-mas nya mirip Evan, dari muka sampe cara ngomong. Haha.

That’s all folks! Xoxo,
MARLA

20130908-104617.jpg

20130908-104631.jpg

20130908-110005.jpg

20130908-104551.jpg

Advertisements

Makassar – Day #1

Traveling

Makassar – 6 September 2013

Hello! So, I’ve decide to go to Makassar this weekend. Another luxury getaway for a corporate slave.

TRAVEL BUDDIES
Initially gue mau liburan berdua bareng Miria, my friend since high school wonderful time. Akhirnya ngajak Gadis deh, friend from uni amazing life.

Terus di Makassar kita ketemuan sama teman-teman SBM:
– Fajar or you may call him “Bajay”, who gives us the opportunity to experience Garuda Executive Lounge walaupun cuma 3 menit
– Glenn, who’s been very helpful with the transportation
– Tami, anak-anak periang memeriahkan liburan. Kya!

And initially kita mau ke Flores. Well, doku berkata lain.

Kita dapet great deal banget buat pesawat ke Makassar. Promo “September Ceria” gitu lah dari Air Asia, around Rp1,2 juta PP. Dan gue baru sadar, ini pertama kalinya gue naik Air Asia deh kayanya #kampung ye.

Ada 2 alasan kenapa akhirnya ke Makassar:
1. I always want to go to Makassar. I just want to visit hometown nya idola gue, JK. Haha.
2. Temanku Bajay lagi ditempatin disini. Doi kerja di Garuda. Kangen deh!

ITINERARY
1. Pesawat, Jakarta to Makassar 21.50 WIB-01.30 WITA
2. Mobil, Makassar to Tanjung Bira 02.00-06.00 WITA

Perjalanan dimulai dari Makassar ke Tanjung Bira. Dari Makassar kira-kira 5-6 jam. Kita sewa mobil dan supir kita namanya Pak Dewa. I’ve some of the Gods.

Di Makasaar kalo bukan pendudik tetap harus sama supir kalau sewa mobil. Ga kaya di Balk yang bebas gitu. Regulasi yang bagus.

Pak Dewa (081355600045)
– Mobil manual + bensin – bensin – makan supir = Rp250,000 per hari.

TRIP’S HIGHLIGHT:
1. Terminal 3 Soekarno Hatta cakep banget. Asli. Gue pertama kali kesana.
2. Perjalanan ke Bira melalui Jeneponto. Nah Jeneponto ini tuh suka ada perompak a.k.a pirates gitu, braah. Jadi sebelum jam 4 subuh, kita harus berhenti dulu. Biar keadaan udah sedikit terang. Metal yah.
3. Jalanan menuju Tanjung Bira pohonnya bagus banget. Kaya lewat terowongan. Kalau pagi pasti keren.

Thrilled! Xoxo,
MARLA.

20130908-104226.jpg